Aku masih beruntung…

21 09 2007

Jum’at siang yang panas kuberjalan menyelusuri jalan padat dan macet menuju kampus Anggres Binusku yang tercinta. Siang itu kuberjalan terburu-buru untuk mengejar sholat jumat berjamaah di mushola kampusku itu. Selama berjalan menyelusuri trotoar di area luar kampusku itu, aku meninjau skilas perkembangan gedung yang sedang dibangun dikampusku. Saat melihat, ada sebuah penampakan kejadian yang benar-benar cukup membuat hati ini terdiam beberapa saat.

 Apaan itu? Gedung kampus anggrek runtuh?? Oh enggak separah itu kali…

Read the rest of this entry »





mulai nulis lagi

19 09 2007

Tak terasa sudah sekian lama blog ini aku tinggalkan. Tidak dijamah dengan update informasi tentang diriku, ideku dan kegiatan harianku. Entahlah sebabnya kenapa, aku pun tak tau. Kok selama itu rasanya sulit sekali mencari suatu motivasi untuk bersungguh-sungguh mengisi blog ini. Inspirasi menulis pun sulit kali kudapatkan. Jadi tambah malas deh….

Tapi saat ini rasanya aku harus mencoba untuk serius menulis di blog ini. Gak tau juga apa alasan yang jelas untuk ini. Nyang penting aku mau belajar menuangkan segala ide yang ada di otak ini untuk di share ke siapa saja yang berminat mampir di blogku ini. Ya…seoarang yang intelek tidak hanya bisanya mikir menganalisa sesuatu tanpa bisa mendokumentasi apa yang sedang dia analisa. Gimana orang lain bisa memahamai tentang dirinya dan idenya itu kan? Itung-itung tempat latian buat bikin suatu karya ilmiah kaya skripsi gitu…

Harus kucoba mulai dari sekarang nih…..doakan yah mudah-mudah ini gak musiman lagi.





Mengenal Salafiyah Lebih Dekat….

8 04 2007

Pengertian ‘Salaf’

Secara bahasa, salaf berarti orang-orang yang mendahului kita, baik dari segi keilmuan, keimanan, keutamaan, maupun kebaikannya.

Ibnul Manzhur berkata, “Salaf juga berarti orang-orang yang mendahuluimu, baik orang tua maupun karib kerabatmu yang lebih tua dan utama darimu.” Termasuk dalam pengertian ini apa yang telah dikatakan oleh Rasulullah kepada putrinya

Fatimah az-Zahra’,
“Sesunguhnya sebaik-baik salaf bagimu adalah aku” HR. Muslim (no. 1450).

Adapun yang dimaksud ‘salaf’ menurut istilah para ulama pada asalnya adalah para sahabat Nabi, kemudian disertakan kepada mereka -dalam istilah tersebut- generasi sesudah mereka yang mengikuti jejak mereka. Kitab Limadza Ikhtartu Madzhab Salaf hal. 30

Sedangkan menurut tinjauan waktu, maka ‘salaf’ maksudnya adalah generasi-generasi terbaik yang patut diteladani dan diikuti, yaitu tiga generasi pertama yang telah dipersaksikan keutamaannya oleh Rasulullah dalam sabdanya:
“Sebaik-baik umat adalah generasiku, kemudian generasi sesudahnya, kemudian sesudahnya lagi.”

baca selengkapnya….