<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Blognya Sandy Buchori</title>
	<atom:link href="http://sandybuchori.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sandybuchori.wordpress.com</link>
	<description>Kupandang,Kudengar,Kutelaah dan kutuliskan ini untukmu kawan</description>
	<lastBuildDate>Sat, 10 Sep 2011 15:55:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='sandybuchori.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Blognya Sandy Buchori</title>
		<link>http://sandybuchori.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://sandybuchori.wordpress.com/osd.xml" title="Blognya Sandy Buchori" />
	<atom:link rel='hub' href='http://sandybuchori.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Aku masih beruntung&#8230;</title>
		<link>http://sandybuchori.wordpress.com/2007/09/21/aku-masih-beruntung/</link>
		<comments>http://sandybuchori.wordpress.com/2007/09/21/aku-masih-beruntung/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Sep 2007 22:31:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sandybuchori</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Warna Warni Hidupku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sandybuchori.wordpress.com/2007/09/21/aku-masih-beruntung/</guid>
		<description><![CDATA[Jum&#8217;at siang yang panas kuberjalan menyelusuri jalan padat dan macet menuju kampus Anggres Binusku yang tercinta. Siang itu kuberjalan terburu-buru untuk mengejar sholat jumat berjamaah di mushola kampusku itu. Selama berjalan menyelusuri trotoar di area luar kampusku itu, aku meninjau skilas perkembangan gedung yang sedang dibangun dikampusku. Saat melihat, ada sebuah penampakan kejadian yang benar-benar [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sandybuchori.wordpress.com&amp;blog=548750&amp;post=14&amp;subd=sandybuchori&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jum&#8217;at siang yang panas kuberjalan menyelusuri jalan padat dan macet menuju kampus Anggres Binusku yang tercinta. Siang itu kuberjalan terburu-buru untuk mengejar sholat jumat berjamaah di mushola kampusku itu. Selama berjalan menyelusuri trotoar di area luar kampusku itu, aku meninjau skilas perkembangan gedung yang sedang dibangun dikampusku. Saat melihat, ada sebuah penampakan kejadian yang benar-benar cukup membuat hati ini terdiam beberapa saat.</p>
<p> Apaan itu? Gedung kampus anggrek runtuh?? Oh enggak separah itu kali&#8230;</p>
<p><span id="more-14"></span>Yah, yang kulihat saat itu para pekerja proyek gedung di kampusku itu sedang beristirahat. Yang membuatku merasa terheran, mereka yang duduk santai ngobrol-ngobrol dan sambil makan dan minum kopi di tengah semilir angin sepoi-sepoi di bawah pohon. Heran aku&#8230;padahal daku saja merasa sudah ksiangan untuk datang ke mushola anggrek tuk sholat jumat&#8211;pada saat itu aku keluar rumah jam 11.40&#8211;. Tapi mereka bukannya bersegara untuk sholat jumat malah duduk asik santai saja. Seolah tak peduli bila siang ini adalah hari jumat yang dimuliakan dimana saat-saat diijabahnya do&#8217;a seorang hamba kepada Allah. Dan terdapat suatu ancaman yang teramat keras bila meninggalkan sholat jumat secara sengaja. Iya sih kemungkinan aja mereka bukan muslim. Tapi masa sih, dari catatan statiskin orang islam di indonesia kan masih dominasi. Terlebih lagi warga kelas menengah bawah.</p>
<p>Sudah itu&#8230;mereka dengan wajah tak berdosa dan tanpa malu dengan asyiknya menyantap makan dan kopi. Tak tahukah mereka bulan ini adalah bulan diwajibkannya puasa? Tak tahukah mereka ancamannya bagi orang yang tidak berpuasa?</p>
<p> Ya Allah&#8230;ampunilah segala dosaku ini</p>
<p>Alhamdulillah dibanyak kekuranganku, ku baru tersadar diri ini masih jauh lebih beruntung dibandingkan mereka. Aku maklumi keadaan mereka. Mereka orang yang dhuafa yang diuji oleh Allah. Namun mereka tak kuat memikul cobaan Allah itu, akhir iman mereka pun menjadi miskin.</p>
<p>Hati ini terharu dan sedikit iba dengan mereka walau sedikit ada rasa kesal pada mereka yang tak tahu sopan santun dengan syariat Allah. Aku mungkin juga akan sama dengan mereka bila kemiskinan menimpa padaku. Yah, itu mungkin saja. Indikasi dengan beberapa contoh masalah kuliah atau problem interpersonal yang terkadang membuat diri ini lupa akan Allah, mulai untuk lalai dan larut dalam permainan dunia.</p>
<p>Aku masi beruntung dilahirkan dan dibesarkan di keluarga yang berkecukupan secara ekonomi. Dibesarkan di suatu lingkungan yang kental dan strange dengan nilai-nilai agama.</p>
<p>Alhamdulillah hanya inilah yang saat ini bisa kuucapkan pada-Mu ya Allah. Terima kasih untuk semuanya.</p>
<p><em>Papa mama makasih udah nunjukin Mas jalan kebaikan ini. Suatu harta mewah yang mungkin tak semua bisa Mas dapatkan dari kalian, saat ini rasanya tiada artinya lagi bila dibandingkan perjuanganmu membesar aku dan saudaraku dalam lingkungan islami.</em></p>
<p>Bener-bener nih aku atau mungkin kalian wahai kawan masih beruntung dibanding mereka. Manfaatkanlah kesempatan ini untuk menggunakan seluruh potensi, harta kita di jalan Allah. Memenuhi segala panggilan syariat-NYa dan menjauhi segala apa yang dilarang.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sandybuchori.wordpress.com/14/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sandybuchori.wordpress.com/14/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sandybuchori.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sandybuchori.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sandybuchori.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sandybuchori.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sandybuchori.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sandybuchori.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sandybuchori.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sandybuchori.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sandybuchori.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sandybuchori.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sandybuchori.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sandybuchori.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sandybuchori.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sandybuchori.wordpress.com/14/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sandybuchori.wordpress.com&amp;blog=548750&amp;post=14&amp;subd=sandybuchori&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sandybuchori.wordpress.com/2007/09/21/aku-masih-beruntung/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5e54ab5e6470a4c6a98408654bd7a4d4?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">sandybuchori</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>mulai nulis lagi</title>
		<link>http://sandybuchori.wordpress.com/2007/09/19/mulai-nulis-lagi/</link>
		<comments>http://sandybuchori.wordpress.com/2007/09/19/mulai-nulis-lagi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Sep 2007 22:54:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sandybuchori</dc:creator>
				<category><![CDATA[Warna Warni Hidupku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sandybuchori.wordpress.com/2007/09/19/mulai-nulis-lagi/</guid>
		<description><![CDATA[Tak terasa sudah sekian lama blog ini aku tinggalkan. Tidak dijamah dengan update informasi tentang diriku, ideku dan kegiatan harianku. Entahlah sebabnya kenapa, aku pun tak tau. Kok selama itu rasanya sulit sekali mencari suatu motivasi untuk bersungguh-sungguh mengisi blog ini. Inspirasi menulis pun sulit kali kudapatkan. Jadi tambah malas deh&#8230;. Tapi saat ini rasanya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sandybuchori.wordpress.com&amp;blog=548750&amp;post=13&amp;subd=sandybuchori&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tak terasa sudah sekian lama blog ini aku tinggalkan. Tidak dijamah dengan update informasi tentang diriku, ideku dan kegiatan harianku. Entahlah sebabnya kenapa, aku pun tak tau. Kok selama itu rasanya sulit sekali mencari suatu motivasi untuk bersungguh-sungguh mengisi blog ini. Inspirasi menulis pun sulit kali kudapatkan. Jadi tambah malas deh&#8230;.</p>
<p>Tapi saat ini rasanya aku harus mencoba untuk serius menulis di blog ini. Gak tau juga apa alasan yang jelas untuk ini. Nyang penting aku mau belajar menuangkan segala ide yang ada di otak ini untuk di share ke siapa saja yang berminat mampir di blogku ini. Ya&#8230;seoarang yang intelek tidak hanya bisanya mikir menganalisa sesuatu tanpa bisa mendokumentasi apa yang sedang dia analisa. Gimana orang lain bisa memahamai tentang dirinya dan idenya itu kan? Itung-itung tempat latian buat bikin suatu karya ilmiah kaya skripsi gitu&#8230;</p>
<p>Harus kucoba mulai dari sekarang nih&#8230;..doakan yah mudah-mudah ini gak musiman lagi.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sandybuchori.wordpress.com/13/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sandybuchori.wordpress.com/13/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sandybuchori.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sandybuchori.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sandybuchori.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sandybuchori.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sandybuchori.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sandybuchori.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sandybuchori.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sandybuchori.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sandybuchori.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sandybuchori.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sandybuchori.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sandybuchori.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sandybuchori.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sandybuchori.wordpress.com/13/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sandybuchori.wordpress.com&amp;blog=548750&amp;post=13&amp;subd=sandybuchori&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sandybuchori.wordpress.com/2007/09/19/mulai-nulis-lagi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5e54ab5e6470a4c6a98408654bd7a4d4?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">sandybuchori</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hari gini kudu melek sama IT</title>
		<link>http://sandybuchori.wordpress.com/2007/07/07/hari-gini-kudu-melek-sama-it/</link>
		<comments>http://sandybuchori.wordpress.com/2007/07/07/hari-gini-kudu-melek-sama-it/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Jul 2007 14:06:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sandybuchori</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengembangan Sistem Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi Informasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sandybuchori.wordpress.com/2007/07/07/hari-gini-kudu-melek-sama-it/</guid>
		<description><![CDATA[Banyak orang pintar bilang bahwa zaman skarang kita hidup ini telah memasuki suatu era baru nyang namanya Era Informasi. Nyang artinya dizaman ini informasi dipandang sebagai suatu yang berharga bagi siapa saja terutama bagi sebuah institusi atau perusahaan. Informasi bisa menjadi suatu alat yang menguntungkan atau merugikan bagi perusahaan. Dengan informasilah, seorang manajer membuat suatu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sandybuchori.wordpress.com&amp;blog=548750&amp;post=11&amp;subd=sandybuchori&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Banyak orang pintar bilang bahwa zaman skarang kita hidup ini telah memasuki suatu era baru nyang namanya Era Informasi. Nyang artinya dizaman ini informasi dipandang sebagai suatu yang berharga bagi siapa saja terutama bagi sebuah institusi atau perusahaan. Informasi bisa menjadi suatu alat yang menguntungkan atau merugikan bagi perusahaan. Dengan informasilah, seorang manajer membuat suatu keputusan. Salah-salah menyerap informasi si manajer bisa-bisa dipecat karena bikin perusahaan jadi buyar atau kacau balau.</p>
<p>Segitu pentingnya informasi. Yah dengan mampunya mengelola informasi dengan baik, perusahaan bisa survive di derasnya arus persaingan.</p>
<p><span id="more-11"></span><br />
Nah, kita semua tahu bahwa IT (Teknologi Informasi) sangat menyokong erat keberhasilan pengelolaan informasi di suatu perusahaan. Karena begitu berpengaruhnya lo lo pade di hari gini kudu sedikit tau tentang nyang namanya IT. disamping itu juga, lo harus bisa berteman dengan IT dengan baik yaitu dengan menggunakan beberapa teknologinya dalam membantu tugas-tugas lo di profesi lu pada.</p>
<p>Karena apa? Kalo hari gini lo gaptek dengan dunia IT. Lo bakal sering ketinggalan kereta man. Yah buat produktivitas, jelas IT membantu sekali pekerjaan lo. Gw ambil contoh nyang sering aja dalam penulisan laporan, dengan menggunakan komputer dan software word editing lo bisa ketik laporan dengan mudah. Kemudian menshare laporan yang telah lo buat tadi ke boss lu yang ada di lain tempat dengan menggunakan layanan email di internet. Begitu mudahnya bukan???   Nah sebaliknya tanpa IT, lo bisa banyangin aja gimana susahnya lo buat laporan pake tulisan tangan atau mesin ketik. Mending tulisan lo bagus, salah-salah tulis lo bisa dimarah-marahin sama boss lo. Ditambah, pengiriman laporan yang lambat kalo kamu masih pake jasa pos.</p>
<p>Yah mungkin tulisan yang gw buat ini bagi sebagian orang udah bukan hal tabu lagi. Mungkin dah jadi lifestyle beberapa orang kantoran. kemana-mana mereka selalu dekat dengan IT. Apakah itu yang berkaitan dengan hardware atau software.</p>
<p>Nah dengan itulah kawan. Informasi begitu pentingnya menentukan sukses kita baik secara pribadi maupun bagi perusahaan kita. Siapa lo dan apa aja profesi lo udah selayaknya kudu melek sama dunia ini. Gak pandang bulu lo akuntan, ekonom semuanya harus sering-sering mengupdate/minimal melek lah teknologi informasi terbaru. Jangan sampai gaptek-gaptek amat yah&#8230;</p>
<p>Nah ini mungkin perkenalan dulu atau bisa dibilang sbuah skapur sirih. Aku berniat aku lanjutin isu-isu teknologi informasi di blogku ini khususnya yang bertema pengembangan sistem informasi di perusahaan secara efektif. Gw akan membagi pengetahuan tentang strategi ngembagin sebuah sistem informasi dengan baik&#8230;. Mungkin gw lebih ngeberatin ke database and Networking&#8230;karena itu semua adalah spesialisasi gw.</p>
<p>Yo&#8230;terima kasih bagi yang mau baca tulisan yang rada ruwet gini  (Sorry belum diedit&#8230;hehhe)</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sandybuchori.wordpress.com/11/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sandybuchori.wordpress.com/11/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sandybuchori.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sandybuchori.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sandybuchori.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sandybuchori.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sandybuchori.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sandybuchori.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sandybuchori.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sandybuchori.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sandybuchori.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sandybuchori.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sandybuchori.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sandybuchori.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sandybuchori.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sandybuchori.wordpress.com/11/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sandybuchori.wordpress.com&amp;blog=548750&amp;post=11&amp;subd=sandybuchori&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sandybuchori.wordpress.com/2007/07/07/hari-gini-kudu-melek-sama-it/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5e54ab5e6470a4c6a98408654bd7a4d4?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">sandybuchori</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menuntut Ilmu adalah Jihad di Jalan Allah</title>
		<link>http://sandybuchori.wordpress.com/2007/07/07/menuntut-ilmu-adalah-jihad-di-jalan-allah/</link>
		<comments>http://sandybuchori.wordpress.com/2007/07/07/menuntut-ilmu-adalah-jihad-di-jalan-allah/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Jul 2007 13:17:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sandybuchori</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sandybuchori.wordpress.com/2007/07/07/menuntut-ilmu-adalah-jihad-di-jalan-allah/</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa hari yang lalu aku ngeliat di tv sebuah liputan mengenai aksi unjuk rasa oleh kumpulan organisasi pemuda dan mahasiswa. Mereka menuntut kebijaksanan KPUD dalam penyelenggaran pilkada DKI Jakarta. Hmm&#8230;.saat ini aku gak akan ngebahas masalah conten dari unjuk rasa tersebut. Tapi yang mau gw bahasa adalah masalah jihad&#8230; Loh apa hubungannya Bang Sandy? Gini, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sandybuchori.wordpress.com&amp;blog=548750&amp;post=10&amp;subd=sandybuchori&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa hari yang lalu aku ngeliat di tv sebuah liputan mengenai aksi unjuk rasa oleh kumpulan organisasi pemuda dan mahasiswa. Mereka menuntut kebijaksanan KPUD dalam penyelenggaran pilkada DKI Jakarta. Hmm&#8230;.saat ini aku gak akan ngebahas masalah conten dari unjuk rasa tersebut. Tapi yang mau gw bahasa adalah masalah jihad&#8230;</p>
<p>Loh apa hubungannya Bang Sandy? Gini, dari apa yang ane ( balik lagi pake bahasa anak rohis niy) dapati dari ta&#8217;lim beberapa ustadz yang mereka semua merujuk kepada Al-Quran dan As-Sunnah berdasarkan pemahaman para imam salafus saleh, bahwa demonstrasi atau unjuk rasa bukanlah suatu hal yang berasal dari islam. Upaya untuk merubah keadaan negara dan penguasa bukan begitu caranya&#8230;.yah untuk saat ini ana lagi-lagi gak akan juga ngebahas masalah beda pendapat tentang demo (mungkin dilain kesempatan juga)&#8230;.Jadi ada apa sih Bang? Makin gak jelas?</p>
<p>Seringkali ana nasihati dengan diskusi dan adu argumentasi dengan langkah para ikhwan teman-teman di LDK (Rohis gitu lah) tentang niat mereka saat ingin mengawali aksi. Berbagai nasihat ana utarakan bahwa Demo bukanlah cara yang ahsan dianjurkan dalam islam. Namun, sekali lagi mereka berkelit. Bahwa ini adalah suatu bagian dari Jihad, dan ini merupakan salah satu upaya amar makruf nahi munkar.</p>
<p>Hati kecilku berbicara dan mungkin terkadang pada beberapa waktu aku katakan juga ke mereka. Jihad itu sendiri kan bagian dari ibadah. Nah kita kan sepakat bahwa ibadah harus sesuai dengan petunjuk Nabi alias Sunnah. Nah gimana kita bisa tahu apakah demo itu bagian dari jihad yah tentunya dengan mengkorelasikan masalah itu dengan sumber ajaran islam yaitu Al-Quran dan As-Sunnah apakah ada.</p>
<p><span id="more-10"></span></p>
<p>Nah, saat ini ana tertarik dengan suatu kata yang agung yaitu &#8220;JIHAD&#8221;. Ana pernah dapat bahwa Jihad itu bisa dilakukan dengan suatu cara yang mudah tapi buteh kesabaran dan keuletan. Yah JIhad yang ini telah jelas direkomendasikan oleh Nabi. Ya itu adalah belajar atau menuntut ilmu agama islam&#8230; Ya berikut ana kutip pembahasan masalah ini dari sebuah kitab yang ditulis oleh Al-Ustadz Yazid berjudul Panduan Menuntut Ilmu.</p>
<p>Rasulullah <em>shollallaahu &#8216;alaihi wa sallam </em>pernah bersabda,&#8221;<em>Barang siapa yang memasuki masjid kami ini (masjid Nabawi) dengan tujuan mempelajari kebaikan atau mengajarkannya, maka ia laksana orang yang berjihad di jalan Allah Ta&#8217;ala. Dan barang siapa yang memasukinya dengan tujuan selain itu, maka ia laksana orang yang sedang melihat sesuatu yang bukan miliknya&#8221; </em>(Hadits Hasan diriwayatkan oleh ibnu Hibban)</p>
<p>Al-Imam Ibnul Qayyim <em>rahimahullaah </em>mengatakan, &#8220;Jihad melawan hawa nafsu memiliki empat tingkatan:</p>
<p><em>Pertama</em>: berjihad untuk mempelajari petunjuk (ilmu yang bermanfaat) dan agama yang benar (amal salih). Seseorang tidak akan mencapai kesuksesan dan kebahagiaan di dunia dan akhirat kecuali dengannya.</p>
<p><em>Kedua</em>: berjihad untuk mengamalkan ilmu setelah mengetahuinya.</p>
<p><em>Ketiga: </em>berjihad untuk mendakwahkan ilmu dan mengajarkannya kepada orang yang belum mengetahuinya.</p>
<p><em>Keempat</em>: berjihad untuk sabar dalam berdakwah kepada Allah Ta&#8217;ala dan sabar terhadap gangguan manusia. Dia menanggung kesulitan-kesulitan dakwah itu semata-mata karena Allah.</p>
<p>Apabila keempat tingkatan ini telah terpenuhi pada dirinya, maka ia termasuk orang-orang yang Rabbani</p>
<p>(Zaadul Ma&#8217;aad fi Hadyi Khairil &#8216;Ibaad (III/10)</p>
<p>Abu Darda <em>radhiyallaahu &#8216;anhu</em> mengatakan, &#8220;Barangsiapa berpendapat bahwa pergi mencari ilmu tidak termasuk jihad, sungguh, ia kurang akalnya.&#8221; (Al-&#8217;Ilmu Fadhluhu wa Syarafuhu)</p>
<p>Berjihad dengan hujjah (dalil) dan keterangan didahulukan atas jihad dengan pedang dan tombak. Allah berfirman kepada Rasul-Nya agar berjihad dengan Al-Quran melawan orang-orang kafir.</p>
<p><em>&#8220;Maka Janganlah kamu mengikuti orang-orang kafir, dan berjihadlah terhadap mereka dengan Al-Quran dengan jihad yang besar.&#8221; </em>(QS: Al-Furqan: 52)</p>
<p>Nabi <em>shallallaahu &#8216;alaihi wa sallam </em>diperintahkan berjihad melawan orang-orang kafir dan munafik dengan cara menyampaikan hujjah (dalil dan keterangan).</p>
<p>Imam Ibnul Qayim berkata, &#8220;Jihad dengan hujjah (dalil) dan keterangan didahulukan atas jihad dengan pedang dan tombak.&#8221; ( Syarah Qashidah Nuuniyyah)</p>
<p>Nah gitulah teman-teman dari pada berjuang untuk sesuatu yang tidak jelas, mendingan kita isi waktu kita dengan mengkaji ilmu islam ini. Setelah itu amalkan buat diri kita pribadi dan dakwahkanlah. Berdakwah mulai dari keluarga, kerabat dekat, dan merambat ke lingkungan sekitar tempat tinggalmu. Menurutku, inilah cara yang konkrit bagi kita pemuda untuk merubah keadaan umat wa bil khusus di indonesia ini menjadi lebih baik. Janganlah terlalu berharap hal ini dan itu kepada pemimpin kita. karena pemimpin itu adalah cerminan dari rakyat. Dan suatu realita kondisi umat islam di Indonesia jauh dari ilmu islam, banyak dari mereka yang berkubang dalam kesyirikan, khurafat dan hal-hal buruk lainnya.</p>
<p>Okeh, aku tau kalian pemuda harus bersikap kritis dan menganggap kalo kagak digebrak tuh penguasa makin enak aje. Yah aku tau kalo berpikiran secara logika spt itu&#8230;.tapi ingat teman Allah lebih tahu hal yang baik bagimu. Ikutilah syariat Allah ini sebagaimana mestinya.</p>
<p>Sekian dan Terima kasih.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sandybuchori.wordpress.com/10/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sandybuchori.wordpress.com/10/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sandybuchori.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sandybuchori.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sandybuchori.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sandybuchori.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sandybuchori.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sandybuchori.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sandybuchori.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sandybuchori.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sandybuchori.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sandybuchori.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sandybuchori.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sandybuchori.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sandybuchori.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sandybuchori.wordpress.com/10/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sandybuchori.wordpress.com&amp;blog=548750&amp;post=10&amp;subd=sandybuchori&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sandybuchori.wordpress.com/2007/07/07/menuntut-ilmu-adalah-jihad-di-jalan-allah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5e54ab5e6470a4c6a98408654bd7a4d4?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">sandybuchori</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Teruntukmu Sahabatku</title>
		<link>http://sandybuchori.wordpress.com/2007/07/07/teruntukmu-sahabatku/</link>
		<comments>http://sandybuchori.wordpress.com/2007/07/07/teruntukmu-sahabatku/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Jul 2007 11:46:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sandybuchori</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sandybuchori.wordpress.com/2007/07/07/teruntukmu-sahabatku/</guid>
		<description><![CDATA[Berikut ini kubagikan sebuah tulisan nasihat yang telah ditulis salah seorang saudaraku. Sengaja kumenulis ulang disini untuk membagikan sesuatu yang bermaanfaat bagi kawan skalian Silahkan disimak, direnungi dan diamalkan nasihat ini! Beliau menulis : Assalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh Wahai sahabatku bagaimanakah kabarmu hari ini? Apakah engkau sudah mempersaksikan di hadapan seluruh makhluk dan malaikat yang menjunjung [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sandybuchori.wordpress.com&amp;blog=548750&amp;post=8&amp;subd=sandybuchori&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berikut ini kubagikan sebuah tulisan nasihat yang telah ditulis salah seorang saudaraku. Sengaja kumenulis ulang disini untuk membagikan sesuatu yang bermaanfaat bagi kawan skalian</p>
<p>Silahkan disimak, direnungi dan diamalkan nasihat ini!</p>
<p>Beliau menulis :</p>
<p>Assalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh</p>
<p>Wahai sahabatku bagaimanakah kabarmu hari ini? Apakah engkau sudah mempersaksikan di hadapan seluruh makhluk dan malaikat yang menjunjung &#8216;Arsy yang agung dan malaikat seluruhnya bahwa engkau seorang muslim? Mempersaksikan bahwa Dia lah Robb yang agung, yang paling pedih azabnya sekaligus paling luas rahmatnya, sebagai Dzat yang satu-satunya berhak diberikan seluruh kecintaan, rasa takut dan harap dengan ketundukan dan penyerahan diri yang sempurna?</p>
<p><span id="more-8"></span></p>
<p>Sahabatku, sudahkah engkau bertekad hari ini untuk mengerjakan sunnah Rosululloh dengan benar dan ikhlas di atas syariat yang haq, yang tidak dinodai kebatilan syahwat dan syubhat yakni dengan cara mengikuti metode pemahaman dan pengamalan islam yang dilakukan oleh sahabat yang mustaqiim?</p>
<p>Sahabatmu menulis risalah ini saat hatinya sedang terbang melihat sahabatnya yang mencintai agama Allah… menginginkan kebaikan pada dirinya dan orang-orang yang disayanginya…</p>
<p>Sahabatmu menulis risalah ini mengharapkan agar sekiranya risalah ini menjadi batu perbaikan untuk meraih metode pemahaman dan pengamalan islam yang lurus dan meraih jalan kebaikan…</p>
<p>Sahabatmu menulis risalah ini dengan niat –yang semoga Alloh meluruskannya- yang menginginkan kebaikan bagi engkau wahai sahabatku…</p>
<p>Sahabatmu menulis risalah ini dengan harapan semoga melapangkan dada, menjernihkan akal dan bisa diterima oleh hati…</p>
<p>Sahabatmu menulis risalah ini agar ilmu menjadi bersinar dan tersebar… dan menjadi pembuka menuju jalan ke jannah-Nya…</p>
<p>Sahabatmu menulis risalah ini dan sangat mengharapkan persatuan kata dalam satu shaf yang sama, bersama-sama menapaki atsar Rosullulloh dan sahabatnya dan meraih beribu-ribu keindahan iman yang dicapai tholabul &#8216;ilmi…</p>
<p>Sahabatmu menulis risalah ini dan dia yakin dengan pasti dan tanpa ragu didalamnya ada kesalahan dan kekurangan… karenanya dia memohon ampun kepada Alloh dan memohon maaf kepadamu sahabatku…</p>
<p>Tausiyah Untukku dan Untukmu</p>
<p>Sahabatku, bacalah apa yang Allah firmankan padamu…</p>
<p>&#8220;Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?&#8221; (Az-Zumar: 9)</p>
<p>&#8220;Allah meninggikan orang-orang yang beriman diantara kalian dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat.&#8221; (Al-Mujadillah: 11)</p>
<p>&#8220;Sesungguhnya orang yang takut kepada Allah diantara hamba-hamba- Nya hanyalah orang-orang yang berilmu.&#8221; (Fathir: 28)</p>
<p>Sahabatku, ingatlah pesan Rasulullah shalallahu &#8216;alaihi wassalam kepadamu…</p>
<p>&#8220;Barangsiapa yang Allah menghendaki suatu kebaikan pada dirinya maka Dia memberinya pemahaman dalam masalah dien.&#8221; (HR. Bukhori Muslim)</p>
<p>&#8220;Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya, penghuni langit dan bumi termasuk pula semut di dalam liangnya, termasuk pula ikan paus, benar-benar bersholawat kepada orang yang mengajarkan kebaikan pada manusia.&#8221; (HR. Tirmidzi)</p>
<p>&#8220;Kelebihan orang yang berilmu atas ahli ibadah ialah seperti kelebihan rembulan pada malam purnama atas seluruh bintang gemintang. Sesungguhnya orang-orang yang berilmu itu adalah para pewaris para nabi. Para nabi tidaklah mewariskan dinar dan dirham, tetapi mewariskan ilmu. Barang siapa mengambil ilmu itu, berarti dia telah mengambil bagian yang banyak.&#8221; (HR. Ibnu Majah dan Ibnu Hibban)</p>
<p>&#8220;Sesungguhnya para malaikat benar-benar mengepakkan sayap-sayapnya pada orang-orang yang mencari ilmu, karena ridho terhadap apa yang dicarinya.&#8221; (HR. Imam Ahmad dan Ibnu Majah)</p>
<p>&#8220;Barang siapa meniti suatu jalan untuk menuntut ilmu maka Allah memudahkan jalan baginya ke surga.&#8221; (HR. Muslim)</p>
<p>&#8220;Barangsiapa yang didatangi kematian pada saat dia sedang mencari ilmu, yang dengan ilmu itu dia hendak menghidupkan islam, maka antara dirinya dan para nabi hanya ada satu derajat di surga.&#8221; (HR. Ath-Thabrani)</p>
<p>Ketahuilah sahabatku… hukum mencari ilmu dien adalah wajib. Rosululloh bersabda, &#8220;Mencari ilmu itu wajib atas setiap muslim.&#8221; (HR. Ahmad dan Ibnu Majah)</p>
<p>Ketahuilah sahabatku… diantara semua ilmu ada ilmu yang terpuji dan ada ilmu yang tercela. Dan di antara ilmu yang terpuji ada yang hukumnya fardhu &#8216;ain dan ada yang hukumnya fardhu kifayah. Ilmu yang hukumnya fardhu &#8216;ain adalah ilmu yang dengannya engkau dapat mengenal Allah, melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya dalam setiap gerak-gerikmu, ucapanmu, perbuatanmu yang kau tampakkan maupun yang ada di dalam hatimu. Sedangkan ilmu yang termasuk fardhu kifayah adalah setiap ilmu yang dibutuhkan untuk menjaga kelangsungan hidup di dunia seperti ilmu kedokteran dan farmasi.</p>
<p>Maka ilmu yang fardhu &#8216;ain wajib untuk dicari oleh setiap muslim sedangkan ilmu yang fardhu kifayah adalah wajib untuk dicari oleh seorang muslim, namun apabila sudah dikerjakan oleh sebagian muslim maka gugur kewajiban yang lain.</p>
<p>Ketahuilah sahabatku… jadilah salah seorang diantara dua jenis manusia. Pertama jadilah orang yang sibuk dengan dirimu sendiri dengan hal yang fardhu &#8216;ain. Kedua setelah selesai dengan kesibukan diri sendiri berilah manfaat pada orang lain dengan hal yang fardhu kifayah. Jangan menjadi orang yang hanya sibuk memperbaiki orang lain sebelum memperbaiki diri sendiri. Perhatikanlah hati dan amalanmu. Jika engkau belum bisa menata diri sendiri dan hatimu, maka janganlah engkau menyibukkan diri dengan yang fardhu kifayah sebab orang lain telah banyak yang mengamalkan ilmu ini. Orang yang hendak mencelakakan dirinya sendiri dengan memperbaiki keadaan orang lain adalah orang yang bodoh. Perumpamaan dirinya seperti orang yang di dalam pakaiannya tersusupi kalajengking, lalu dia mengendap-endap untuk menghalau seekor lalat agar tidak hinggap di tubuh orang lain di sampingnya.</p>
<p>Jika engkau sudah bisa menata diri sendiri, engkau boleh menyibukkan diri dengan ilmu yang fardhu kifayah. Mulailah mencari ilmu dari Kitabullah dan Sunnah baru engkau mendalami ilmu yang lain. Janganlah engkau menghabiskan umurmu dalam satu jenis ilmu karena ingin mendapatkan predikat spesialisasi. Sesungguhnya ilmu itu sangat banyak sementara umur manusia sangat terbatas. Maka pilihlah ilmu yang paling bermanfaat bagimu yang dengannya engkau bisa meraih ridho Allah.</p>
<p>Sahabatmu ini pernah mendapatkan nasihat, &#8220;Sempatkan waktumu menemui majelis-majelis ta&#8217;lim yang lurus aqidah, akhlaq dan manhajnya sekalipun harus menempuh jalan yang jauh dan sulit. Sempatkan hatimu untuk menerima belaian dan makanan berupa ilmu. Ingat dan ketahuilah bahwa sesungguhnya ilmu bagi hati bagaikan air bagi ikan. Apa jadinya ikan tanpa air? Lalu apa jadinya hati tanpa ilmu?&#8221;</p>
<p>Namun sahabatmu ini sibuk sekali dengan urusan dunia dan prestasi, menganggap bahwa dunia sudah cukup untuk menepis musibah dan meraih kebahagiaan. Kebahagiaan datang lalu pergi dan hatinya terasa begitu kering. Musibah datang silih berganti dan membuat hatinya semakin kering hingga sahabatmu ini mendapat nasehat lagi…</p>
<p>Zuunuun rodhiyallahu &#8216;anhu berkata, &#8220;Wahai saudaraku berdirilah di hadapan tuhanmu seperti anak kecil di hadapan ibunya. Setiap kali ia dipukul oleh ibunya, ia malah bergerak ke arahnya dan setiap kali ia diusir ia malah mendekatinya. Keadaannya tetap seperti itu sampai sang ibu mendekapnya. &#8220;</p>
<p>Sabarlah jika engkau sedang ditimpa musibah, berdoalah kepada Allah agar semua itu bisa mengurangi dan menghapus dosa-dosamu. Kembalilah pada Allah dan carilah solusi dari Rosulullah. Sesungguhnya dalam Islam terdapat solusi bagi seluruh permasalahan. Dan cukupkan dirimu dengan solusi yang Allah dan Rosul-Nya berikan. Karena Allah lah yang Maha Bijaksana, menentukan yang terbaik bagi hambaNya. Dan memang, solusi terbaik atas seluruh urusan adalah islam, agama yang sempurna dan indah dari segala segi. Kebahagiaan hakiki ada pada Islam.</p>
<p>Sahabatku… bersabarlah untuk terus melangkah menggapai manisnya iman. Kita tidak akan pernah tahu, kapan umur kita pupus. Maka manfaatkanlah waktu untuk bersegera merajut manfaat dalam ridho Allah. Perjalanan sungguh amat jauh dan berat karenanya perlu bekal yang banyak agar kita tidak merugi. Dan kumpulkan bekal itu sekarang karena kita tidak tahu sampai kapan kita hidup. Bahkan sampai besok pagi pun kita tidak tahu apakah kita masih hidup.</p>
<p>Kelak di akherat, Robb kita tidak akan menanyakan: Bagaimana duniamu? Apakah orang tuamu kau bahagiakan dengan duniamu?</p>
<p>Tidak, sama sekali tidak…</p>
<p>Justru Robb kita akan bertanya: Untuk apa masa mudamu kau gunakan? Dan semoga saat itu walidain kita akan bangga dengan kesholehan anaknya, bukan dengan hal-hal yang dibanggakan di dunia tapi hakikatnya menjadi tamparan yang amat menyakitkan bagi mereka di akherat. Manakah yang engkau ridho atasnya sahabatku?</p>
<p>Jangan tertipu oleh alasan-alasan maya yang dibisikkan syaithon untuk membenarkan yang salah, menghalalkan yang haram dan menyamarkan hal-hal yang jelas.</p>
<p>Sahabatku… tentulah kita semua tahu bahwa terbukanya pintu taubat adalah hingga ditariknya nyawa sampai tenggorokan. Setelah itu tertutuplah pintu taubat untuk selamanya dan tak berguna lagi penyesalan sesudah itu. Tapi sahabatku, tak seorang pun tahu kapan kematian menjemput, kapan pintu taubat ditutup, apakah tahun depan, bulan depan, malam ini atau setelah beranjak dari tempat ini?? Tak ada satu makhluk pun yang mengetahuinya hingga begitu banyak manusia meremehkan bersegera dalam bertaubat dan dalam keadaan merasa aman dengan ilmu, amal, dan agama yang ia miliki sekarang. Padahal barangsiapa yang merasa aman dengan agamanya maka Allah mencabut agamanya pada saat itu juga.</p>
<p>Sahabatmu ini hanya bisa berdoa semoga dalam kesendirian kita masing-masing kita tetap bersemangat berpegang teguh terhadap al-haq, tetap istiqomah, menjunjung nilai-nilai sunnah dalam setiap tingkah, langkah, menit dan detik kita. Kita berlindung kepada Allah dari fitnahnya dunia dan segala perhiasannya. Semoga kita diselamatkan dari tipu daya dan bisikan syaithon yang melalaikan kita dari mengingat agungnya akherat.</p>
<p>Sesungguhnya Allah Maha Mendengar dan Maha Mengetahui. Kita sudah mengetahui maknanya. Lalu kapankah kita mengamalkan?</p>
<p>Risalah ini hanya sekadar mengingatkanmu sahabatku, sesungguhnya ilmu yang kita pelajari di kampus bermanfaat. Tidak ada yang melarang kita untuk mempelajarinya, bahkan sangat dianjurkan demi kemaslahatan umat Islam. Apalagi jika kita belajar untuk birul waliddain, tentu pahalanya akan lebih berlipat lagi. Tapi sekali lagi sahabatku, tentu engkau sudah mampu mempertimbangkan manakah yang seharusnya lebih didahulukan, bahwa ilmu yang kita pelajari hukumnya fardhu kifayah dan butuh ilmu yang fardhu &#8216;ain sebagai landasannya. Sahabatku, engkau sudah dewasa dan engkaulah yang berhak menentukan jalan yang akan engkau tempuh. Sahabatmu ini sekedar menyampaikan ilmu yang sudah sampai padanya. Karena sahabatmu ini sangat menyayangimu karena Allah dan berharap kelak bertemu denganmu di surgaNya dan masih bersamamu ketika menuai ridho-Nya dan memandang wajah-Nya. Wassalamu &#8216;alaikum warahmatullahi wabarakatuh</p>
<p>Dari sahabatmu…</p>
<p>- Ummu Habibah</p>
<p>Maroji&#8217;: (Ru&#8217;yatul Waq&#8217;iyah) (Minhajul Qashidin, Ibnu Qudamah Al Maqdisi)</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sandybuchori.wordpress.com/8/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sandybuchori.wordpress.com/8/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sandybuchori.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sandybuchori.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sandybuchori.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sandybuchori.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sandybuchori.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sandybuchori.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sandybuchori.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sandybuchori.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sandybuchori.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sandybuchori.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sandybuchori.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sandybuchori.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sandybuchori.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sandybuchori.wordpress.com/8/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sandybuchori.wordpress.com&amp;blog=548750&amp;post=8&amp;subd=sandybuchori&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sandybuchori.wordpress.com/2007/07/07/teruntukmu-sahabatku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5e54ab5e6470a4c6a98408654bd7a4d4?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">sandybuchori</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mengenal Salafiyah Lebih Dekat&#8230;.</title>
		<link>http://sandybuchori.wordpress.com/2007/04/08/mengenal-salafiyah-lebih-dekat/</link>
		<comments>http://sandybuchori.wordpress.com/2007/04/08/mengenal-salafiyah-lebih-dekat/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Apr 2007 08:35:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sandybuchori</dc:creator>
				<category><![CDATA[Warna Warni Hidupku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sandybuchori.wordpress.com/2007/04/08/mengenal-salafiyah-lebih-dekat/</guid>
		<description><![CDATA[Pengertian ‘Salaf’ Secara bahasa, salaf berarti orang-orang yang mendahului kita, baik dari segi keilmuan, keimanan, keutamaan, maupun kebaikannya. Ibnul Manzhur berkata, “Salaf juga berarti orang-orang yang mendahuluimu, baik orang tua maupun karib kerabatmu yang lebih tua dan utama darimu.” Termasuk dalam pengertian ini apa yang telah dikatakan oleh Rasulullah kepada putrinya Fatimah az-Zahra’, “Sesunguhnya sebaik-baik [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sandybuchori.wordpress.com&amp;blog=548750&amp;post=3&amp;subd=sandybuchori&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="font-size:12pt;font-family:'Times New Roman','serif';">Pengertian ‘Salaf’</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:'Times New Roman','serif';"> Secara bahasa, salaf berarti orang-orang yang mendahului kita, baik dari segi keilmuan, keimanan, keutamaan, maupun kebaikannya. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:'Times New Roman','serif';">Ibnul Manzhur berkata, <em>“Salaf juga berarti orang-orang yang mendahuluimu, baik orang tua maupun karib kerabatmu yang lebih tua dan utama darimu.” </em>Termasuk dalam pengertian ini apa yang telah dikatakan oleh Rasulullah kepada putrinya </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:'Times New Roman','serif';">Fatimah az-Zahra’,<br />
<em>“Sesunguhnya sebaik-baik salaf bagimu adalah aku” HR. Muslim (no. 1450).</em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:'Times New Roman','serif';">Adapun yang dimaksud <em>‘salaf’ menurut istilah para ulama pada asalnya adalah para sahabat Nabi, kemudian disertakan kepada mereka -dalam istilah tersebut- generasi sesudah mereka yang mengikuti jejak mereka</em>.<strong> Kitab Limadza Ikhtartu Madzhab Salaf hal. 30</strong></span></p>
<p>Sedangkan menurut tinjauan waktu, maka ‘salaf’ maksudnya adalah generasi-generasi terbaik yang patut diteladani dan diikuti, yaitu tiga generasi pertama yang telah dipersaksikan keutamaannya oleh Rasulullah dalam sabdanya:<br />
<em>“Sebaik-baik umat adalah generasiku, kemudian generasi sesudahnya, kemudian sesudahnya lagi.”</em></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;"><span id="more-3"></span><span style="font-size:12pt;font-family:'Times New Roman','serif';"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:'Times New Roman','serif';">Namun, makna ‘salaf’ menurut tinjauan waktu ini masih belum cukup, karena kita melihat kemunculan firqah-firqah sesat dan bid‘ah-bid‘ah pada masa-masa tersebut, sehingga orang yang hidup pada masa tersebut tidak cukup dikatakan bahwa dia berada di atas manhaj Salaf sampai diketahui bahwa dia sejalan dengan para sahabat dalam memahami Al-Qur’an dan As-Sunnah.<br />
Oleh karena itu, para ulama menambahkan dengan istilah <strong>‘As-Salaf Ash-Shalih’</strong> (generasi Salaf yang saleh). <strong><span class="msoIns"><ins datetime="2005-05-19T05:30">Pada perkembangan selanjutnya istilah salaf dinisbatkan kepada ‘orang-orang yang senantiasa menjaga aqidah dan manhaj hidupnya agar sesuai dengan tuntunan Rasulullah dan para sahabatnya sebelum terjadi perpecahan dan perselisihan’, yaitu dengan munculnya beberapa macam firqah (kelompok Islam sempalan)</ins></span>. (Ibid hal. 30-33.)</strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:'Times New Roman','serif';">Dakwah salafiyah sendiri kalau dalam konteks bahasa kita bisa diartikan &#8220;<em>dakwah yang mengacu pada metodologi para ulama As-Salafus Salih (Sahabat, tabi&#8217;in, tabiut tabi&#8217;in)&#8221;. </em>Kemudian orang yang menisbatkan diri untuk mengikuti manhaj atau dakwah salafiyah ini disebut salafy.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:'Times New Roman','serif';">Jadi, kalao kita melihat bahwa dakwah salafiyah adalah dakwah Nabi Muhammad dan para Sahabat. Maka kebenaran dakwah salafiyyah bersifat absolut, namun tidak sekadar mengaku-ngaku sebagai pengemban, penyeru dan penerap dakwah ini. <strong><em>Klaim seseorang bahwa dia itu salafy itu bisa benar, bisa agak benar bisa juga tidak benar sama sekali. Semuanya tergantung sejauh mana keselarasan mereka dengan para ulama As-Salafus Salih terdahulu dalam masalah aqidah, ibadah, akhlak, dan perilaku mereka.&#8221;</em></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:'Times New Roman','serif';">Namun kita harus tetap menghargai seseorang yang menisbatkan diri sebagai salafy. Karena penisbatan kepada manhaj salaf adalah sesuatu yang diutamakan dan terpuji. Karena siapa lagi yang akan kita ikuti dalam islamnya setelah Rasulullah selain para generasi terbaik pendahulu umat ini yaitu Sahabat, tabi&#8217;in dan tabiut tabiin. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:'Times New Roman','serif';">Lalu ada sebagian orang yang mengaku berilmu enggan untuk menisbatkan diri pada salafy/istilah As-salaf dengan sangkaan tidak ada dasarnya itu. Mereka mengucapkan, &#8220;Seorang muslim tidak boleh menyatakan, &#8216;saya adalah salafy&#8217;.&#8221;. Pernyataan ini sama saja secara tidak langsung mereka beranggapan bahwa seorang muslim tidak boleh mengikuti metode As-Salafus Salih (para sahabat dan pengikut mereka) baik dalam aqidah, ibadah, atau akhlak.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:'Times New Roman','serif';">Tidak diragukan lagi bahwa keengganan mereka ini membawa konsekuensi untuk melepaskan diri dari islam yang benar seperti yang dianut oleh As-Salafush Shalih pimpinan Rasulullah, sebagaimana Rasululllah bersabda :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:'Times New Roman','serif';">&#8220;<em>Sebaik-baik generasi manusia adalah generasiku ini, kemudian sesudahnya, kemudian sesudahnya&#8221;</em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;"><strong><em><span style="font-size:12pt;font-family:'Times New Roman','serif';">&#8212;-  Kapan munculnya istilah &#8220;salafy&#8221; sendiri?&#8212;&#8212;</span></em></strong><span style="font-size:12pt;font-family:'Times New Roman','serif';"><br />
Kalo ada yang berkata istilah salafy itu gak dicontohkan oleh sahabat. Di zaman sahabat dan tabiin tidak ada tuh namanya salafy atau mengaku salafy. Ya iyalah&#8230; Di zaman mereka islam itu masih terlihat murni dan satu. Meskipun ada beberapa bibit penyimpangan baik dari khawarij maupun Syiah, sahabat dan tabiin pada saat itu masih banyak dan teguh konsisten menerapkan islam yang murni sesuai tuntunan Rasulullah. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:'Times New Roman','serif';">Salafy sendiri muncul di akhir-akhir zaman ini karena beberapa ulama dengan ijtihad mereka perlu memandang telah bermunculan berbagai pemikiran/firqah di islam ini. Islam terpecah belah, sehingga tidak kentara mana yang masih murni sesuai dengan sunnah mana yang menyimpang. Sehingga, muncullah pertama kali istilah Ahlus Sunnah Wal Jamaah, yang menisbatkan kepada kepada Sunnah Nabi.</span></p>
<p>Namun seiring dengan perkembangannya ternyata beberapa firqah pun mengaku kalo pemirikan berlandaskan Al-Quran dan Sunnah Nabi, atau mereka pun mengaku kepada dakwah Ahlus Sunnah Wal Jamaah, seperti yang diklaim oleh kalangan Asy&#8217;ariah (kelompok yang membatasi Nama dan sifat-sifat Allah). Maka beberapa ulama Ahlu Hadits yang konsisten mengikuti Al-Quran dan Hadits Sahih dengan baik perlu mengusung suatu istilah. Istilah itu adalah salafiyah. Banyak dari para ulama memakai istilah salaf dalam beberapa kitab-kitab mereka seperti Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah, Amirul Mukminin fil Hadits Asy-Syaikh Ibnu Hajar Al-Atsqolani (pengarang kitab Bulughul Maram, kitab fikih terkenal dikalang syafiiah).</p>
<p>Sekian saja bagian pertama dari penjelasan ana mengenai dakwah salafiyah ini yang ana beri judul, <em>&#8220;Mengenal Salafiyah Lebih dekat&#8221;</em>.<br />
Wallahu a&#8217;lam.</p>
<p>Daftar Referensi :<br />
1. &#8220;Mengapa Memilih Manhaj Salaf&#8221;, karya Syaikh Salim bin Ied Al-Hilali. Penerbit Pustaka Imam Bukhari.<br />
2. &#8220;Ada Apa dengan Salafy?&#8221;, Karya Al-Ustadz Abu Umar Basyir, Penerbit Rumah Dzikir.<span></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sandybuchori.wordpress.com/3/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sandybuchori.wordpress.com/3/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sandybuchori.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sandybuchori.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sandybuchori.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sandybuchori.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sandybuchori.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sandybuchori.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sandybuchori.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sandybuchori.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sandybuchori.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sandybuchori.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sandybuchori.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sandybuchori.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sandybuchori.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sandybuchori.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sandybuchori.wordpress.com&amp;blog=548750&amp;post=3&amp;subd=sandybuchori&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sandybuchori.wordpress.com/2007/04/08/mengenal-salafiyah-lebih-dekat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5e54ab5e6470a4c6a98408654bd7a4d4?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">sandybuchori</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
